Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 02 Desember 2009

Jual Beli Hukum (Puisi)

Separuh nurani kini bertanya

Masihkah putih bernilai suci
Jelaskan kebenaran beri sedikit kejujuran
Hukum tergadai, dijual murah demi terisi brankas harta
Keadilan tak lagi bernyawa, di simpang jalan penguasa hina

Sepilu jiwa menyeka tangis
Masihkah pertiwiku bangga menyandang nama Indonesia
Terenggut masa redup terbuai
Menukar tugu pahlawan hadirkan tugu koruptor
Sepanjang jalan, sepanjang kebijaksanaan disumpal kemunafikan

Setelah adil menjadi kerdil
Masihkah hukum terasa manis untuk kita panggil
Hadirkan nurani, di tengah pendusta kian terampil
Menyulam jaring mengisi kantong-kantong nihil

Sampai saat rakyat terperanjat,
Tercekat serakah perut-perut laknat
Membungkam hukum yang hanya menyisakan cacat

Berkata congkak sang pembuat masalah
"Cari kambing hitam pun tak apa lah.
Asalkan aku lepas dari masalah.
Kubayar engkau dengan rupiah"

Seperti palu hukum enggan bicara
Busuknya cerita di balik berita
Cukuplah kita mulai tertawa,
Melihat lelucon makelar-makelar kasus
Sembunyi di balik dinding suap tak henti melahap
Membunuh hukum dan hasrat untuk berharap
Demi sebuah keadilan kembali tegap

Oleh: Penyair Cinta
November 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar