Ada kesalahan di dalam gadget ini

Senin, 07 Februari 2011

Kupu-Kupu Tanpa Sayap (Puisi)

Dalam kehidupanku kuingin terbang membelah

cakrawala menyelam dalam pelukan waktu

Namun sayapku yang kokoh kini mulai rapuh dalam keindahannya yang semu


ingin ku menggulungnya dengan hentakan waktu,

Namun naluri menjerit tuk berkata "TIDAK"


Malam pun merabah sekujur tubuh dengan berlahan

Mengantar aroma malam hingga ku terbujur kaku tanpa makna, hati pun mulai berontak menjerit agar dunia tau aku ada

dengan kepakan sayapku yang mulai kurangkai dengan Senyuman

Mataram, 18-2-2011

“Amel”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar