Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jumat, 03 September 2010

Spesial Puisi Karya : Ariadi

Merintis Karya


Terpaut bibirku pada kata-kata
Nafasku bahwa aku hidup
Detik demi detik detak jantungku
Gerakku atas segenap iradah yang kau tancapkan
Atas segenap niat ini
Semuanya tak berguna tanpa segumpal baja di dada
Pesan dari pemilik alam bahwa keharusan untuk mempertebal
Kebanayakan yang bermahkota hitam itu tak tau itu awal semua
Mungkin kebanyakan mereka telah tau
Buktinya apapun yang ada bersamaku dan esok
Kulihat mobil-mobil mewah itu lewat
Siapa yang membuat ornamen-ornamen itu
Keterlaluan ornamen-ornamen itu menyilaukanku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar