Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jumat, 27 Agustus 2010

Detik Waktu (Puisi)

Detik waktu berlalu

Perlahan mulai mengendapi kalbu

Melerai temu hadirkan rindu

Semakin sulit ku tumpas senyuman itu


Adakah aku mulai meradang?

Dihempas malam tak berbintang

Mencuri bingar hadirkan gusar

Sejenak ingin ku bagi kelakar


Wahai Tuhan Pemilik semesta

Sungguh ku rindu air mata hujan

Membasuh penuh jiwaku yang layu

Hadirkan sejuk telaga kalbu

Temani hariku lewati api rindu





Oleh : Sang Penyair

Top of Form

Bottom of Form

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar