Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 24 Maret 2010

Untuk Palestina (Puisi)

Jalan hidup menyisakan tangis amarah

Menuntun nafas membakar bara jihad

Meski nyawa diregang maut
Takkan surut medan ku rebut
Meski raga diterjang peluru
Takkan sunyi adzan menggema
Menjemput surga di bumi Palestina
Seindah takbir Tuhan semesta

Ragaku tak akan goyah
Meski diterjang amuk serakah
Islamku tak akan musnah
Meski ditukar letusan timah


{Penyair Cinta : 24 Maret 2010}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar