Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 07 Maret 2010

Temaram Angan (Puisi)

Untaian cita masih tergantung
Di pucuk cemara lindung..
Akankah ulam bersambut..
Menanti dengan sedikit takut..

Resah hati membuat bingung.
Miliki harapan tinggal sekantung
Tak ada lagi mata yang bercahaya
Hanya raga kosong tanpa rasa

Lekang sudah cinta dimakan masa
Ada percikkan rindu di balik kasa
Di sana seseorang berbisik
Kisah ini begitu klasik


(Karya : Atika)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar